Kebaya Bali

Kebaya Bali

Keunikan Kebaya Bali, Ciri Khas Pembeda dengan Daerah Lain

Meski namanya sama, tapi Kebaya Bali berbeda dengan daerah lainnya. Berikut beberapa perbedaan yang menjadi ciri khas baju adat Pulau DewataBicara masalah kebaya selalu identik dengan Jawa. Padahal ada banyak daerah lain yang juga memiliki baju adat bernama kebaya. Seperti Sunda dan Bali. Meski sama-sama bernama kebaya, ternyata ketiganya memiliki ciri yang berbeda. Terlebih lagi untuk kebaya Bali.

Ciri Khas Kebaya Bali

Jika diperhatikan secara sekilas, kebaya Bali memiliki bentuk yang sedikit berbeda dengan kebaya daerah lain. Terutama pada bagian-bagian ini :

  1. Jenis Kain

Coba perhatikan kebaya yang sering digunakan untuk sembahyang. Berbeda dari Kain yang digunakan lebih dominan menggunakan kain brokat atau katun. Selain terlihat indah, kedua jenis kain ini juga memberi rasa yang nyaman pada kulit. Tidak terasa panas dan bernilai estetika yang cukup tinggi. Motifnya beragam. Mulai dari motif bunga teratai hingga motif bulat. Sedangkan kebaya Jawa lebih banyak menggunakan motif ulir panjang atau bahkan polos tanpa motif sama sekali.

  1. Warna Kain

Ciri khas kedua adalah warna kain yang terlihat lebih cerah. Pada umumnya warna seperti putih, kuning, pink, ungu muda, orange, ataupun biru laut. Ini berkebalikan dengan kebaya Jawa yang dibuat dengan warna-warna tanah dan cenderung gelap. Seperti krem, coklat, abu-abu, atau bahkan hitam. Memang tidak ada filosofi khusus terkait warna cerah ini. Namun secara turun temurun, warga Bali lebih senang menggunakan warna yang tidak terlalu gelap dan tua.

  1. Model Selendang

Begitu pun dengan selendang yang digunakan. Sama seperti kebaya Jawa, Bali juga menggunakan selendang sebagai aksesoris pada kebaya. Bedanya, kalau di Jawa selendang itu disampirkan pada lengan. Sedangkan di Bali, selendang diikat melingkar pada pinggang.

Selain hanya sebagai aksesoris, selendang juga memiliki maksud dan nilai filosofi tertentu. Pemakaian selendang ini bermakna filosofi untuk mencegah nafsu negatif saat memasuki pura.

Warna selendang biasanya kontras dengan warna kebaya. Ada yang menggunakan selendang polos, ada pula yang menambahnya dengan pernak-pernik aksesoris sepeda bros berbentuk bunga dengan ukuran besar.

Nah, itulah ciri khas kebaya Bali yang membedakan dengan kebaya daerah lainnya. Biasanya lebih banyak digunakan untuk acara sembahyang atau ketika ada hari raya ummat hindu seperti galungan, kuningan, atau acara adat lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

SELAMAT DATANG DI WEBSITE LELY KEBAYA.COM | PERLU BANTUAN ? SILAHKAN TEKAN TOMBOL CHAT WHATSAPP  YANG KAMI SEDIAKAN